Erzaldi Rosman Djohan Dorong Bangka Utara Menuju Daerah Otonomi Baru Bangka Utara di 2026

Erzaldi Rosman Djohan, mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan masyarakat Bangka Utara untuk membentuk daerah otonomi baru. Dalam sebuah pertemuan dengan Pengurus Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PP DOB) Kabupaten Bangka Utara, Erzaldi menekankan pentingnya mengawal perkembangan usulan dan mempersiapkan segala kebutuhan, baik sarana prasarana infrastruktur maupun dokumen kelengkapan lainnya. Selasa (9/7/2024). “Kita harus lebih aktif memantau dan mengawal progres Belinyu dan sekitarnya menjadi daerah otonomi baru Kabupaten Kepulauan Bangka Utara. Perjuangan kalian tinggal selangkah lagi, sayang kalau ternyata kita tidak siap ketika pemerintah sudah mengesahkan. Oleh karena itu, terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Bangka, Pj Bupati, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. Ayo semangat,” ungkap Erzaldi saat hadir di forum silaturahmi dengan Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara di Sekretariat Cabang Formap (Forum Masyarakat Tani) Kecamatan Belinyu, Belinyu Kabupaten Bangka.
Caption : Erzaldi Rosman Djohan pose bersama Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara

Perjuangan Erzaldi Rosman: Wujudkan Daerah Otonomi Baru Bangka Utara 2026

KBO-BABEL.COM (BANGKA BELITUNG) – Erzaldi Rosman Djohan, mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan masyarakat Bangka Utara untuk membentuk daerah otonomi baru. Dalam sebuah pertemuan dengan Pengurus Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PP DOB) Kabupaten Bangka Utara, Erzaldi menekankan pentingnya mengawal perkembangan usulan dan mempersiapkan segala kebutuhan, baik sarana prasarana infrastruktur maupun dokumen kelengkapan lainnya. Selasa (9/7/2024).

Bacaan Lainnya

“Kita harus lebih aktif memantau dan mengawal progres Belinyu dan sekitarnya menjadi daerah otonomi baru Kabupaten Kepulauan Bangka Utara. Perjuangan kalian tinggal selangkah lagi, sayang kalau ternyata kita tidak siap ketika pemerintah sudah mengesahkan. Oleh karena itu, terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Bangka, Pj Bupati, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. Ayo semangat,” ungkap Erzaldi saat hadir di forum silaturahmi dengan Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara di Sekretariat Cabang Formap (Forum Masyarakat Tani) Kecamatan Belinyu, Belinyu Kabupaten Bangka, Kamis (4/7/2024).

Erzaldi Rosman Djohan memiliki peran besar dalam mendorong usulan masyarakat Belinyu dan sekitarnya untuk menjadi salah satu daerah otonomi baru, yaitu Kabupaten Kepulauan Bangka Utara.

Hal ini diakui oleh Yadi Hammer, seorang salah satu tokoh masyarakat Belinyu. Sewaktu Erzaldi menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, beliau menyetujui dan mengeluarkan surat rekomendasi yang diminta oleh masyarakat Belinyu untuk menjadi kabupaten pemekaran di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Erzaldi Rosman Djohan, mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan masyarakat Bangka Utara untuk membentuk daerah otonomi baru. Dalam sebuah pertemuan dengan Pengurus Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PP DOB) Kabupaten Bangka Utara, Erzaldi menekankan pentingnya mengawal perkembangan usulan dan mempersiapkan segala kebutuhan, baik sarana prasarana infrastruktur maupun dokumen kelengkapan lainnya. Selasa (9/7/2024).“Kita harus lebih aktif memantau dan mengawal progres Belinyu dan sekitarnya menjadi daerah otonomi baru Kabupaten Kepulauan Bangka Utara. Perjuangan kalian tinggal selangkah lagi, sayang kalau ternyata kita tidak siap ketika pemerintah sudah mengesahkan. Oleh karena itu, terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Bangka, Pj Bupati, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. Ayo semangat,” ungkap Erzaldi saat hadir di forum silaturahmi dengan Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara di Sekretariat Cabang Formap (Forum Masyarakat Tani) Kecamatan Belinyu, Belinyu Kabupaten Bangka
Caption : Erzaldi Rosman Djohan saat hadir forum silahtruramhi dengan pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara beberapa waktu lalu.

“Kami masyarakat Belinyu dan sekitarnya sangat berterima kasih kepada Bapak Erzaldi. Berkat surat rekomendasi beliau, kami bisa melanjutkan perjuangan dan cita-cita masyarakat Bangka Utara untuk menjadi Kabupaten Kepulauan Bangka Utara. Kami bisa meneruskan dokumen-dokumen lainnya ke pemerintah pusat dan DPR RI. Terima kasih, Bang Erzaldi, atas semua bantuanmu. Semoga di tahun 2026, keinginan masyarakat Belinyu dan sekitarnya terwujud nyata oleh Pemerintah Pusat,” ungkap Yadi, yang akrab disapa Bang Iday. Selasa (9/7/2024).

Yadi juga menekankan pentingnya agar seluruh pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara tetap solid dan terus semangat dalam perjuangan mereka.

“Harapan saya kepada seluruh pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara adalah tetap solid dan terus semangat,” tambahnya.

Diketahui, langkah besar dalam perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru Persiapan (CDOBP) Kabupaten Kepulauan Bangka Utara semakin dekat. Pada Senin, 20 Mei 2024, Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI menggelar rapat penting di ruang rapat Komisi II Gedung Nusantara, DPR RI Jakarta Pusat.

Erzaldi Rosman Djohan, mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan masyarakat Bangka Utara untuk membentuk daerah otonomi baru. Dalam sebuah pertemuan dengan Pengurus Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PP DOB) Kabupaten Bangka Utara, Erzaldi menekankan pentingnya mengawal perkembangan usulan dan mempersiapkan segala kebutuhan, baik sarana prasarana infrastruktur maupun dokumen kelengkapan lainnya. Selasa (9/7/2024).“Kita harus lebih aktif memantau dan mengawal progres Belinyu dan sekitarnya menjadi daerah otonomi baru Kabupaten Kepulauan Bangka Utara. Perjuangan kalian tinggal selangkah lagi, sayang kalau ternyata kita tidak siap ketika pemerintah sudah mengesahkan. Oleh karena itu, terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Bangka, Pj Bupati, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. Ayo semangat,” ungkap Erzaldi saat hadir di forum silaturahmi dengan Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara di Sekretariat Cabang Formap (Forum Masyarakat Tani) Kecamatan Belinyu, Belinyu Kabupaten Bangka.
Caption : Erzaldi Rosman Djohan pose bersama pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara

Rapat ini dihadiri oleh Pj Walikota Pangkalpinang, Pj Bupati Bangka, dan Pj Bupati Belitung. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) 27 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Sesuai dengan surat DPR RI No. B/5036/LG.01.02/05/2024 yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk F Paulus, rapat ini menjadi momen penting dalam proses persiapan pembentukan daerah otonomi baru.

Dalam rapat tersebut, berbagai masukan dan saran dari para pemimpin daerah dibahas secara mendalam untuk memastikan bahwa semua persyaratan administrasi dan teknis dapat terpenuhi.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui Direktorat Otonomi Daerah (OTDA) mengadakan rapat lintas kementerian/lembaga untuk Verifikasi Kelayakan Dokumen Usulan Daerah Persiapan Otonom Baru di wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali pada 11 Juni 2024 di Jakarta Pusat.

Rapat tersebut bertujuan untuk menilai kelayakan usulan pembentukan daerah persiapan sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Erzaldi Rosman Djohan, mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan masyarakat Bangka Utara untuk membentuk daerah otonomi baru. Dalam sebuah pertemuan dengan Pengurus Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PP DOB) Kabupaten Bangka Utara, Erzaldi menekankan pentingnya mengawal perkembangan usulan dan mempersiapkan segala kebutuhan, baik sarana prasarana infrastruktur maupun dokumen kelengkapan lainnya. Selasa (9/7/2024).“Kita harus lebih aktif memantau dan mengawal progres Belinyu dan sekitarnya menjadi daerah otonomi baru Kabupaten Kepulauan Bangka Utara. Perjuangan kalian tinggal selangkah lagi, sayang kalau ternyata kita tidak siap ketika pemerintah sudah mengesahkan. Oleh karena itu, terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Bangka, Pj Bupati, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. Ayo semangat,” ungkap Erzaldi saat hadir di forum silaturahmi dengan Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara di Sekretariat Cabang Formap (Forum Masyarakat Tani) Kecamatan Belinyu, Belinyu Kabupaten Bangka.
Caption : Erzaldi Rosman Djohan pose bersama Pengurus Forkoda PP DOB Kabupaten Bangka Utara

Proses verifikasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa usulan pembentukan daerah otonomi baru benar-benar siap dari segala aspek.

Hal ini mencakup kelayakan ekonomi, kemampuan administratif, dan kesiapan infrastruktur yang akan mendukung berdirinya Kabupaten Kepulauan Bangka Utara.

Dengan dorongan dari tokoh-tokoh seperti Erzaldi Rosman Djohan dan semangat masyarakat Belinyu dan sekitarnya, Kabupaten Kepulauan Bangka Utara semakin dekat untuk menjadi daerah otonomi baru pada tahun 2026.

Perjuangan panjang ini diharapkan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Bangka Utara di masa depan. Optimisme ini didukung oleh berbagai pihak yang berkomitmen untuk terus mengawal dan mempersiapkan segala sesuatunya agar proses pemekaran ini dapat berjalan lancar dan sukses. (KBO Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *