Kejaksaan Agung Pemeriksaan Komisaris PT Teras Purai Tanajaya Terkait Kasus Korupsi Izin Tambang Kutai Barat

Foto: Dr. HARLI SIREGAR, S.H., M.Hum. (Kapuspenkum)

Kejaksaan Agung Memeriksa Komisaris PT Terkait Dugaan Korupsi Izin Tambang di Kutai Barat

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Pada Kamis, 13 Juni 2024, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi yang berinisial AE terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Jumat (14/6/2024)

Saksi AE merupakan Komisaris PT Teras Purai Tanajaya, salah satu perusahaan yang terlibat dalam izin usaha pertambangan di wilayah tersebut. Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka menguatkan bukti dan melengkapi berkas perkara yang sedang disidangkan terkait kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

Dugaan korupsi terkait izin tambang di Kutai Barat menjadi fokus utama penyidikan Kejaksaan Agung. Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pengajuan dan penerbitan izin pertambangan di daerah ini diduga melakukan pelanggaran serius yang merugikan negara dan masyarakat setempat.

Langkah-langkah hukum seperti pemeriksaan terhadap saksi AE menjadi bagian penting dalam upaya Kejaksaan Agung untuk mengungkap dan menindaklanjuti kasus ini secara adil dan transparan.

Dalam proses pemeriksaan tersebut, Tim Jaksa Penyidik berusaha memperoleh keterangan yang jelas dan mendalam dari AE guna mengetahui peran serta keikutsertaannya dalam proses penerbitan izin tambang yang diduga melanggar hukum.

Pemeriksaan saksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai aliran proses hukum yang terjadi, serta memastikan bahwa seluruh bukti yang diperlukan terkumpul dengan baik untuk mendukung proses persidangan.

Kabupaten Kutai Barat, sebagai lokasi dari izin usaha pertambangan yang menjadi sorotan, merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam, namun sering kali menjadi tempat persaingan ketat dalam perolehan izin-usaha yang berkaitan dengan lingkungan dan kewajiban sosial.

Kasus ini mencerminkan upaya serius pemerintah untuk menegakkan keadilan dan hukum, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam demi kepentingan masyarakat luas.

Kejaksaan Agung akan terus mengambil langkah-langkah lanjutan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku untuk menangani kasus ini dengan profesional dan transparan.

Pemeriksaan terhadap saksi AE hanyalah salah satu langkah awal dalam upaya menyelidiki dan mengungkap dugaan korupsi yang melibatkan pihak-pihak terkait dalam perusahaan pertambangan di Kutai Barat. (Sumber: Kapuspenkum Kejagung Jaksel, Editor: KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *