Sat Resnarkoba Polres Basel Tangkap Pengedar Sabu dengan Boneka Teddy Bear

Foto: Sat Resnarkoba Polres Basel Tangkap Pengedar Sabu dengan Boneka Teddy Bear

Penangkapan Pemuda di Toboali Bersama Boneka Teddy Bear, Terbongkar Kasus Narkoba

KBO-BABEL.COM (Toboali) – Sebuah penangkapan mengejutkan terjadi di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), pada Senin (10/06) dini hari. Seorang pemuda berusia 26 tahun, berinisial A bin K, yang beralamat di jalan Damai Kelurahan Toboali, ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Basel atas dugaan sebagai pengedar narkoba jenis sabu. Yang menarik perhatian, dalam penggeledahan tersebut, turut diamankan sebuah boneka Teddy Bear berwarna coklat. Rabu (12/6/2024)

Kasie Humas Polres Basel, IPDA G.J Budi, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkoba di kediaman pelaku.

Bacaan Lainnya

“Dari laporan tersebut, kami mendapatkan informasi bahwa di kediaman pelaku sering terjadi transaksi narkoba,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Sat Resnarkoba Polres Basel segera melakukan penyelidikan intensif. Pada Senin sekitar pukul 00.20 WIB, tim akhirnya melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap pelaku.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan bahwa A bin K terlibat dalam aktivitas peredaran narkoba.

Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian cukup bervariasi, antara lain satu paket yang diduga sabu seberat bruto 0,22 gram, satu bong hisap, satu pirek kaca, satu ball plastik bening sedang, empat plastik bening ukuran sedang, satu buah kotak kecil berwarna coklat, dua unit timbangan digital kecil, satu unit timbangan digital besar, satu buah kotak timbangan besar, satu plastik asli berwarna coklat, satu korek api, tiga buah sekop dari pipet, satu pipet minuman yang dibengkokkan, satu sendok susu berwarna putih, satu wadah plastik bergambar bebek, dan satu unit Hp merk Vivo.

Namun, yang paling menarik perhatian adalah temuan satu buah boneka Teddy Bear berwarna coklat. Meskipun terlihat tidak berbahaya, boneka tersebut dicurigai digunakan sebagai salah satu metode penyembunyian narkoba.

“Pelaku ini diamankan pada Senin (10/6) Sekitar pukul 00.20 WIB, beserta barang bukti yang didapatkan,” tambah IPDA G.J Budi.

Saat ini, pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Basel untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Menurut IPDA G.J Budi, pelaku terancam dengan pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Terhadap pelaku terancam hukuman paling rendah 5 tahun hingga paling tinggi 20 tahun,” jelasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang penangkapan terkait narkoba di wilayah Basel, menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi masalah serius yang perlu ditangani dengan tegas.

Masyarakat diharapkan terus berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang jika mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Keberhasilan penangkapan ini juga tidak lepas dari peran serta masyarakat yang aktif melaporkan dugaan aktivitas kriminal di sekitar mereka.

Diharapkan, dengan adanya kolaborasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, peredaran narkoba dapat ditekan dan generasi muda dapat terlindungi dari bahaya narkotika.

(KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *