Kejati Babel Usut Dugaan Kredit Fiktif Rp21 Miliar di Bank SumselBabel

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah komisaris Bank Sumsel Babel (BSB) terkait dugaan pemalsuan dokumen Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pemeriksaan ini termasuk Komisaris Utama BSB, Eddy Junaidy, yang merupakan terlapor dalam kasus ini. Jumat (7/6/2024). "Untuk Komisaris Utama Pak Eddy Junaidy hari ini sedang berlangsung permintaan keterangan," ujar Kepala Sub-Direktorat II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Chandra Sukma, kepada wartawan pada Rabu (5/6/2024).
Foto : Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang

Kejati Babel Selidiki Dugaan Kredit Fiktif Rp21 Miliar di Bank SumselBabel, Kepala Cabang Dijadwalkan Pemeriksaan Ulang

KBO-BABEL.COM (Pangkalpinang) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tengah menyelidiki dugaan kredit fiktif di Bank SumselBabel dengan nilai mencapai Rp21 miliar. Penyelidikan ini mengarahkan pada kemungkinan adanya penyelewengan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sekitar 430 debitur yang terjadi dalam kurun waktu 2022-2023. Rabu (12/6/2024)

Sejumlah pihak telah dipanggil dan diperiksa oleh penyidik Kejati. Kepala Cabang Bank SumselBabel Pangkalpinang, Benny Maryanto, dijadwalkan untuk pemeriksaan ulang pada Kamis, 13 Juni 2024, setelah sebelumnya tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan pada 10 Juni 2024. Selain Benny, sejumlah petinggi Bank SumselBabel dan PT Jamkrida Babel juga telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Bacaan Lainnya

Dugaan kredit fiktif ini mencuat setelah ditemukan bahwa kredit yang diberikan tidak sesuai dengan peruntukannya. Uang hasil pengajuan kredit diduga tidak diterima oleh debitur, melainkan mengalir ke oknum petinggi PT HKL. Lebih lanjut, PT Jamkrida Babel yang menjadi penjamin kredit tersebut telah mencairkan dana lebih dari Rp1 miliar terkait kredit yang macet.

“Memang benar ada pemanggilan pihak Kejati Babel kepada sejumlah pejabat terkait tersebut. Tapi bukan atas nama saya mungkin salah menulis nama saya hingga pemanggilan tanggal 10 Juni 2024 tidak datang,” ujar Benny pada Selasa, 12 Juni 2024. Dia menegaskan bahwa jika dirinya dipanggil, dia siap untuk hadir.

Benny juga menjelaskan bahwa tidak semua KUR yang disalurkan adalah fiktif, meskipun ada yang bermasalah. Saat ditanya lebih lanjut mengenai keterlibatan PT HKL, Benny mengakui adanya pemberian kredit kepada perusahaan tersebut.

“Iya ada,” katanya sembari meminta agar hal tersebut tidak diberitakan dulu.

Sementara itu, upaya konfirmasi terhadap Direktur Utama PT Jamkrida Babel dan pihak PT HKL masih terus dilakukan. Kasi Penkum Kejati Babel, Basuki Raharjo, juga belum memberikan konfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus dugaan kredit fiktif ini.

Penelusuran awal menunjukkan bahwa Bank SumselBabel memberikan fasilitas KUR dengan total nilai sekitar Rp21 miliar kepada 430 debitur dalam kurun waktu 2022-2023.

Namun, kredit tersebut diduga fiktif karena tidak sesuai peruntukannya dan dana yang dicairkan tidak sampai kepada debitur yang sah. Kasus ini semakin menguat setelah PT Jamkrida Babel sebagai penjamin kredit mencairkan dana lebih dari Rp1 miliar terkait kredit yang macet tersebut.

Sejauh ini, Kejati Babel telah memanggil sejumlah pejabat Bank SumselBabel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemanggilan ulang dijadwalkan pada Kamis, 13 Juni 2024, dengan harapan semua pihak yang dipanggil dapat hadir dan memberikan keterangan yang diperlukan.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyelewengan di sektor perbankan, khususnya dalam penyaluran KUR yang seharusnya membantu pelaku usaha kecil dan menengah. Kejati Babel berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam praktik kredit fiktif tersebut.

Upaya Kejati Babel dalam mengungkap kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan memastikan bahwa penyaluran KUR ke depan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *