Ada Rakyat Dibalik Kejaksaan

Foto: Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Pendapat yang menyatakan Kejaksaan sebagai lembaga superbody menunjukkan ketidakpahaman terhadap peran vital institusi ini dalam memberantas korupsi. Di banyak negara, kejaksaan memang memiliki kewenangan luas untuk menangani korupsi sejak tahap awal. Senin (10/6/2024)

Dalam konteks Indonesia, peningkatan kemampuan Kejaksaan dalam mengungkap dan menangani perkara-perkara besar patut diapresiasi, bukan malah dikritisi tanpa dasar.

Bacaan Lainnya

Ketika Kejaksaan berhasil mengungkap berbagai kasus korupsi besar, tentu ada pihak-pihak yang merasa terancam. Pendapat negatif tentang Kejaksaan sering kali dihembuskan oleh koruptor-koruptor kakap sebagai bentuk perlawanan balik.

Mereka berusaha merusak reputasi Kejaksaan dan menciptakan ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum ini. Langkah ini jelas merupakan strategi untuk melemahkan upaya pemberantasan korupsi.

Selain itu, pernyataan negatif semacam itu juga berpotensi memecah belah aparat penegak hukum. Seharusnya, dalam perkara korupsi besar, semua aparat penegak hukum dapat bersatu padu, berkolaborasi, dan saling mendukung.

Integritas dan kerja sama antar lembaga penegak hukum adalah kunci sukses dalam memberantas korupsi. Rakyat juga memegang peran penting dalam mengawal proses ini.

Sebagai rakyat, kita tidak boleh diam. Dukungan penuh harus diberikan kepada Kejaksaan dalam mengungkap dan menangani mega korupsi.

Keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan dukungan moral dan informasi sangat dibutuhkan. Jangan biarkan koruptor merasa aman menikmati hasil curian mereka sementara banyak rakyat menderita.

Untuk itu, masyarakat harus terus mengawasi dan mendukung langkah-langkah Kejaksaan dalam memberantas korupsi.

Dukungan ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari penyebaran informasi yang benar, tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks, hingga ikut serta dalam berbagai kegiatan anti korupsi.

Media juga memegang peran penting dalam memberikan informasi yang detail dan lugas mengenai perkembangan kasus-kasus korupsi.

Pemberitaan yang objektif dan berimbang akan membantu masyarakat memahami situasi yang sebenarnya dan memberikan dukungan yang tepat kepada Kejaksaan.

Jangan biarkan segelintir orang berpesta pora menikmati hasil korupsi, sedangkan rakyat banyak yang keleleran hanya untuk sekedar mengisi perut. (Sumber: Maki, Editor: KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *