Profil Wahyoedho Indrajit, Sosok Mayor Jenderal yang Baru Dilantik Sebagai Jampidmil

Foto: Mayor Jenderal Wahyoedho Indrajit

Mayor Jenderal Wahyoedho Indrajit Dilantik Sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Dalam sebuah upacara resmi yang diadakan di Kejaksaan Agung, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Wahyoedho Indrajit resmi dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) oleh Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin. Indrajit menggantikan posisi Laksamana Muda (Laksda) Anwar Saadi yang telah ditarik ke Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka pensiun, dengan penempatan sebagai perwira tinggi di Markas Angkatan Laut. Jumat (31/5/2024)

Pada pelantikan tersebut, Jaksa Agung Burhanuddin menyatakan keyakinannya bahwa Indrajit akan mampu mendukung dan menguatkan upaya Kejaksaan dalam menjadi lembaga penegak hukum yang profesional, bersih, transparan, akuntabel, dan berwibawa.

Bacaan Lainnya

Burhanuddin juga memberikan instruksi kepada Indrajit untuk melaksanakan tugas sesuai dengan Pasal 519A Peraturan Kejaksaan RI Nomor 1 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia.

“Kepada Jaksa Agung Muda Pidana Militer yang baru, di samping tugas dan fungsi yang sudah saya jabarkan, saya juga menginstruksikan agar segera laksanakan tugas dan wewenang sebagaimana diatur dalam undang-undang dan hukum acara yang berlaku secara konsekuen dan taat asas,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin.

Jaksa Agung Burhanuddin juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan tugas penuntutan di bidang pidana militer tidak mengalami disparitas, terutama dalam hal koneksitas perkara.

Selain itu, dengan kedatangan Jaksa Agung Muda Pidana Militer yang baru, diharapkan akselerasi dalam penanganan perkara pidana militer dapat tercapai, mencerminkan rasa keadilan masyarakat, memberikan kepastian hukum, serta memberikan manfaat yang besar.

Dalam rangkaian acara tersebut, Jaksa Agung Burhanuddin juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada pejabat lama, Laksda Anwar Saadi, atas dedikasinya selama memimpin Bidang Pidana Militer. Anwar Saadi, sebagai seorang pionir, dinilai berhasil membawa organisasi Jampidmil mencatat berbagai prestasi.

“Sebut saja salah satunya keberhasilan jajaran Jampidmil dalam pengungkapan kasus korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) Kementerian Pertahanan, dengan kerugian negara senilai Rp438 miliar. Prestasi yang telah dibuat tentunya tercatat oleh tinta emas sejarah perjalanan institusi Kejaksaan,” pungkas Jaksa Agung.

Dengan pelantikan Mayor Jenderal Wahyoedho Indrajit sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer, diharapkan kinerja Kejaksaan di bidang pidana militer semakin berkualitas dan efisien, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.

Profil Mayor Jenderal Wahyoedho Indrajit: Dari Lulusan Universitas Indonesia Hingga Jabatan Jampidmil

Mayor Jenderal (Mayjen) Wahyoedho Indrajit, seorang perwira tinggi TNI yang lahir pada tahun 1967, telah menorehkan jejak yang mengesankan dalam kariernya di bidang militer. Dengan latar belakang pendidikan di bidang hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Indrajit telah mengabdi dalam berbagai jabatan yang menuntut keahlian dan dedikasi.

Setelah lulus dari Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (Sepa PK TNI) pada tahun 1992, Indrajit memulai perjalanan karirnya di militer. Salah satu posisi awal yang dipegangnya adalah sebagai Wakil Komandan Kodam Jaya.

Pada tahun 2013, Indrajit dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kakumdam) II/Sriwijaya. Namun, tak lama setelah itu, ia mengalami mutasi dan dipindahkan ke posisi Kakum Kostrad pada tahun 2014.

Perjalanan kariernya terus berlanjut dengan tanggung jawab yang semakin besar. Pada tahun 2015, Indrajit diangkat sebagai Komandan Pusat Pembinaan Hukum Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Danpusdikkum TNI-AD). Kemudian, pada tahun 2018, ia menjabat sebagai Direktur Pembinaan Hukum Angkatan Darat (Dirkumad).

Dua tahun berikutnya, pada tahun 2020, Indrajit kembali mengalami mutasi dan ditugaskan sebagai Wakil Kepala Badan Pembinaan Hukum Tentara Nasional Indonesia (Wakababinkum TNI).

Sebelum akhirnya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) pada tahun 2023, ia sempat menjabat sebagai Kepala Badan Pembinaan Hukum Tentara Nasional Indonesia (Kababinkum TNI) pada tahun 2021.

Pengabdian Indrajit dalam berbagai jabatan di militer tidak luput dari penghargaan dan prestasi. Dia telah dianugerahi beberapa penghargaan individu yang mencerminkan dedikasi dan loyalitasnya terhadap TNI, di antaranya Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, dan Satyalancana Dwidya Sistha.

Selain berkarir di bidang militer, Indrajit juga telah berkontribusi sebagai dosen tetap di Universitas Pertahanan sejak tahun 2022. Kombinasi pengalaman praktis dan akademisnya menjadikannya sosok yang berwawasan luas dan mampu memberikan kontribusi yang berarti dalam berbagai bidang.

Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang kaya, Mayor Jenderal Wahyoedho Indrajit menjadi sosok yang diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam penegakan hukum militer di Indonesia.

Dengan jabatan barunya sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer, Indrajit diharapkan dapat terus memberikan kontribusi yang signifikan bagi keselamatan dan keadilan di negara ini. (KBO-Babel/tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *