Safrizal ZA dan Ribuan Warga Aceh Perantauan Meriahkan Halal Bihalal di Jakarta Timur

Foto: Safrizal ZA dan Ribuan Warga Aceh Perantauan Meriahkan Halal Bihalal di Jakarta Timur

Pj. Gubernur Bangka Belitung Bersama Ribuan Warga Aceh Perantauan di Jabodetabek dalam Acara Halal Bihalal

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Kamis, 23 Mei 2024, Taman Iskandar Muda (TIM) menjadi saksi kesatuan ribuan warga Aceh perantauan yang berkumpul di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur. Acara silaturrahmi dan halal bihalal 1445 Hijriyah tidak sekadar meriah, tapi mengalir penuh dengan semangat kekeluargaan. Kehadiran Dr. Safrizal Zakaria Ali, Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, turut menambah kehangatan acara, yang dihadiri pula oleh sejumlah tokoh nasional Aceh. Sabtu (25/5/2024)

Safrizal ZA, didampingi oleh Safriati Safrizal, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang mempererat tali persaudaraan warga Aceh di Jabodetabek dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya
Foto: Safrizal ZA dan Ribuan Warga Aceh Perantauan Meriahkan Halal Bihalal di Jakarta Timur

Keantusiasan masyarakat Aceh terhadap acara yang digagas oleh TIM sangatlah luar biasa. Sekitar 12 ribu warga hadir menikmati hidangan khas Aceh, termasuk Kuah Beulangong, dan dihibur dengan beragam kesenian tradisional, seperti Zikir, Barzanji, tari ranup lampuan, hingga musikalisasi puisi oleh seniman nasional, Fikar W Eda.

Dalam interaksinya dengan awak media, Safrizal ZA mengungkapkan harapannya agar acara semacam ini menjadi agenda tahunan, bahkan bisa melibatkan organisasi masyarakat dari provinsi lain di Jakarta serta tokoh-tokoh bangsa.

Lebih dari sekadar silaturrahmi, Safrizal melihat momentum ini sebagai panggung sinergi antara masyarakat Aceh dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Dalam pandangannya, kerjasama yang kokoh adalah kunci dalam membangun negeri, dengan memperkuat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Foto: Safrizal ZA dan Ribuan Warga Aceh Perantauan Meriahkan Halal Bihalal di Jakarta Timur

Sebagai Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Safrizal ZA mengusung visi sinergi dan harmoni melalui seni dan budaya dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Dia berharap momentum Halal Bihalal Masyarakat Bangka Belitung juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat seni dan budaya adat Melayu dan Tionghua, yang merupakan kekayaan provinsi tersebut.

Tidak hanya menjadi sorotan, Safrizal ZA juga menjadi saksi penandatanganan perjanjian antara Universitas Syiah Kuala (USK) dan PP Taman Iskandar Muda (TIM) dalam pengelolaan aset USK. Tindakan ini menegaskan komitmen dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan di Aceh.

Kemeriahan acara semakin terangkat dengan kehadiran sejumlah artis Aceh ternama, seperti Ozy Syahputra, Teuku Edwin “Super Bejo”, dan lainnya. Tokoh-tokoh Aceh yang telah memberikan kontribusi di tingkat nasional juga turut memeriahkan acara ini.

Foto: Safrizal ZA dan Ribuan Warga Aceh Perantauan Meriahkan Halal Bihalal di Jakarta Timur

Mantan Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, Mantan Menteri PAN-RB, Azwar Abubakar, dan sejumlah tokoh lainnya, termasuk dari dunia politik dan militer, turut hadir dalam kesempatan ini, menunjukkan solidaritas dan kebersamaan komunitas Aceh.

Acara ini tidak hanya sekadar perayaan, tapi juga momentum untuk merefleksikan pentingnya kebersamaan dan kerja sama dalam membangun daerah. Semangat untuk terus memperkokoh tali silaturahmi dan kerjasama antarwarga Aceh, serta memperkuat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, menjadi pesan utama yang disampaikan oleh Safrizal ZA dan sejumlah tokoh Aceh lainnya dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Teuku Riefky Harsya, Anggota DPR RI Nasir Djamil, Muslim, Husni Mustafa, dan sejumlah tokoh Aceh lainnya hadir memberikan dukungan dan menyemangati masyarakat Aceh perantauan untuk terus memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan negeri.

Keseluruhan acara membawa pesan bahwa kebersamaan, kerjasama, dan pelestarian budaya adalah kunci untuk membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Semoga momentum ini tidak hanya menjadi perayaan sekali dalam setahun, tetapi menjadi pendorong untuk terus memperkuat ikatan persaudaraan dan kerjasama di antara masyarakat Aceh, baik di dalam maupun di luar tanah air. (KBO-Babel/tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *