Tanggapi UKT Mahal, Prabowo Subianto: Pendidikan Itu Tanggung Jawab Negara dan Seharusnya Memang Gratis

Foto: Prabowo Subianto

Presiden Terpilih Prabowo Subianto Soroti Tingginya Biaya Pendidikan Tinggi

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Prabowo Subianto, yang baru saja terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024-2029, menyoroti masalah tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di sejumlah perguruan tinggi negeri. Dalam sebuah wawancara dengan TV One pada Jumat (24/5/2024), Prabowo menyatakan bahwa tingginya tarif UKT adalah sebuah kesalahan besar yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Jumat (24/5/2024)

“Seharusnya biaya pendidikan itu adalah tanggung jawab negara dan seharusnya memang gratis,” ujar Prabowo dengan tegas.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa kampus-kampus yang dibangun dengan uang rakyat seharusnya memberikan tarif kuliah yang rendah bahkan hingga gratis. Prabowo menyoroti bahwa semua tingkatan pendidikan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi, seharusnya dibiayai oleh negara.

Khusus untuk perguruan tinggi negeri yang menggunakan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), Prabowo menegaskan bahwa biayanya seharusnya tidak tinggi.

“Ini terutama di universitas negeri yang dibangun oleh uang rakyat, APBN, itu tidak boleh biayanya tinggi. Kalau bisa biaya minim, kalau perlu ya gratis,” tambahnya.

Selama masa kepemimpinannya yang akan dimulai setelah resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024, Prabowo berjanji akan bekerja keras untuk merealisasikan pendidikan tinggi gratis bagi para mahasiswa Indonesia. Ia menegaskan bahwa pendidikan rakyat adalah kewajiban negara yang harus dipenuhi.

Prabowo juga menyoroti fenomena liberalisasi yang telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Ia menilai bahwa pendekatan liberalisasi yang membiarkan semua urusan diatur oleh sistem pasar adalah sebuah kesalahan.

Menurutnya, pendidikan adalah salah satu aspek yang harus dikelola oleh negara sebagai kewajiban untuk memastikan kesetaraan akses terhadap pendidikan bagi semua warga negara.

“Tentunya kita harus mungkin mengalami proses, di mana kita, justru apa yang pemerintah sekarang di bawah Presiden Jokowi mencanangkan hilirisasi dan sebagainya untuk kita dapat nilai tambah dari semua resources kita, nilai tambah ini untuk memperbaiki pendidikan dan kesehatan kita,” ucap Prabowo.

Prabowo juga menyoroti perlunya upaya keras untuk menghentikan kebocoran dana dalam sistem pendidikan. Ia berjanji akan melakukan langkah-langkah konkret untuk memperbaiki sistem pendidikan, mulai dari merestrukturisasi dana hingga memperkuat pengawasan untuk mencegah kebocoran tersebut. (KBO-Babel/tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *