Kejaksaan Agung Lanjutkan Penyidikan Kasus Korupsi Komoditas Timah dengan Memeriksa 4 Saksi

Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, menegaskan bahwa kabar tentang keterlibatan artis perempuan dengan inisial A hanya berupa isu semata.
Foto: Ketut Sumedana Kepala Penerangan Hukum Kejagung RI

Kejaksaan Agung Memeriksa 4 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Komoditas Timah

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Selasa, 21 Mei 2024, Kejaksaan Agung kembali memeriksa saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk. Rabu (22/5/2024)

Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah memeriksa 4 orang saksi yang diyakini memiliki keterkaitan yang signifikan dengan perkara ini.

Bacaan Lainnya

Identitas keempat saksi yang diperiksa tersebut adalah:

1. YF, yang menjabat sebagai Administrasi PT Mutiara Alam Lestari (MAL).
2. RD, seorang karyawan di CV Venus Inti Perkasa.
3. AB, juga seorang pekerja di CV Venus Inti Perkasa.
4. HN, yang menjabat sebagai Direktur di CV Mega Belitung.

Pemeriksaan terhadap keempat saksi ini dilakukan dalam rangka penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam rentang waktu 2015 hingga 2022. Kasus ini berkaitan erat dengan pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.

Penyidikan ini juga menyoroti peran Tersangka TN alias AN dan pihak terkait lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Proses pemeriksaan dilakukan dengan tujuan untuk menguatkan bukti-bukti yang telah ditemukan serta melengkapi pemberkasan dalam rangka menyusun kasus secara komprehensif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis yang dilakukan oleh pihak kejaksaan untuk memastikan bahwa setiap aspek dalam perkara ini telah ditelusuri secara seksama.

Menurut pernyataan dari Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen pihak kejaksaan dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. Kasus-kasus seperti ini memiliki dampak yang serius tidak hanya bagi perekonomian negara tetapi juga bagi kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa mereka akan terus berusaha keras untuk mengungkap fakta-fakta dan mengambil langkah-langkah hukum yang tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pihak kejaksaan juga mengimbau agar masyarakat tetap memberikan dukungan dan kerjasama dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Dengan demikian, pemeriksaan terhadap keempat saksi ini menjadi tonggak penting dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan komoditas timah ini. Kejaksaan Agung yakin bahwa dengan kerja keras dan kerjasama semua pihak, keadilan dapat tercapai dan integritas hukum dapat dipertahankan. (Sumber: Kapuspenkum Kejagung Jaksel, Editor: KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *