Penyidikan Korupsi di PT Timah Tbk: Kejaksaan Agung Panggil 6 Saksi Kunci

Kejaksaan Agung kembali mengambil langkah tegas dalam menyelidiki kasus dugaan korupsi yang melibatkan pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Kejaksaan Agung dalam memberantas praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. Sabtu (1/5/2024). Pada Jumat, 31 Mei 2024, Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kasus tersebut. Dalam siaran pers resmi, Dr. Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, mengungkapkan, "Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud."ungkapnya
Foto: Ketut Sumedana, Kapuspenkum Kejagung

Kejaksaan Agung Periksa 6 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Komoditas Timah di PT Timah Tbk

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi pada Senin, 6 Mei 2024. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk periode tahun 2015 hingga 2022. Selasa (7/5/2024)

Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) bertanggung jawab atas pemeriksaan tersebut. Enam orang saksi yang dipanggil memiliki peran yang terkait erat dengan perkara yang sedang diselidiki. Mereka adalah:

Bacaan Lainnya
  1. EM, seorang pihak swasta.
  2. RSK, yang menjabat sebagai Anggota Evaluator RKAB di beberapa perusahaan, antara lain PT MCM, PT VIP, PT RBT, PT BTI, PT RNT, dan PT TBU.
  3. LS, juga seorang Anggota Evaluator RKAB di PT MCM dan CV Venus Inti Perkasa.
  4. EB, yang menjabat sebagai Ketua Evaluator RKAB di PT MCM dan PT VIP.
  5. WLY, seorang pihak swasta.
  6. SMN, yang menjabat sebagai Manager Marketing di Ruko Soho Orchard Boulevard PIK 2.

Pemeriksaan terhadap keenam saksi ini dilakukan dalam rangka memperkuat alat bukti dan melengkapi berkas perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.

Perusahaan tersebut telah menjadi sorotan karena dugaan pelanggaran yang terjadi dari tahun 2015 hingga 2022. Tersangka utama dalam kasus ini adalah seorang individu dengan inisial TN alias AN dan pemeriksaan saksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas terkait peran serta mereka dalam dugaan praktik korupsi yang dilakukan.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Agung untuk memberantas korupsi di sektor pertambangan, yang merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.

Pihak kejaksaan berkomitmen untuk melakukan penyelidikan yang mendalam dan menyeluruh guna mengungkap dan menindak pelaku korupsi tanpa pandang bulu.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait terkait hasil pemeriksaan tersebut. Namun, Kejaksaan Agung memastikan bahwa proses hukum akan terus berlanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masyarakat diharapkan untuk tetap memantau perkembangan kasus ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memberantas korupsi dan menegakkan supremasi hukum di Indonesia. (Kapuspenkum Kejagung Jaksel, Editor: KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *