Bangka Barat Bergerak Cepat: Implementasi Mal Pelayanan Publik Digital Menuju Transformasi Digital

Foto: Bupati Sukirman Ungkap Bangka Barat Segera Percepat Implementasi MPP Digital

Bangka Barat Mempercepat Implementasi Mal Pelayanan Publik Digital

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Bupati Bangka Barat, Sukirman, mengungkapkan rencana percepatan implementasi Mal Pelayanan Publik Digital (MPP) di wilayahnya. Pengumuman tersebut disampaikan dalam kegiatan peresmian dan penguatan Mal Pelayanan Publik dan Mal Pelayanan Publik Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada Kamis, 7 Maret 2024. Rabu (17/4/2024)

Dengan pemerintah Indonesia saat ini menekankan digitalisasi untuk mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), inisiatif seperti pendirian MPP telah menjadi prioritas. MPP bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah ke dalam satu lokasi terpusat, meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi bagi warga.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, fokus utama kita adalah mempercepat digitalisasi layanan publik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Implementasi MPP Digital adalah langkah strategis dalam mewujudkan hal ini,” ujar Bupati Sukirman.

Sukirman menjelaskan bahwa Bangka Barat akan sepenuhnya menerapkan program MPP pada bulan Mei 2024 sambil mempersiapkan transisi ke MPP digital.

“Meskipun layanan sudah tersedia di kantor DPM Nakertrans dalam skala kecil, kami akan meluncurkan MPP konvensional di Perpustakaan Daerah sambil terus mendorong implementasi MPP secara digital pada bulan November. Kami telah berkomitmen dan mendapatkan rekomendasi dari Kemenpan RB,” tambahnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Bangka Barat, Yuwanda, menyatakan bahwa 13 instansi telah menyatakan minat untuk bergabung dalam MPP.

“Beberapa OPD telah siap bergabung, termasuk Imigrasi untuk masalah paspor, Kepolisian, PDAM, perpajakan, perbankan, hingga Badan Nasional Narkotika Provinsi. Kami berharap jumlahnya akan bertambah seiring dengan persiapan yang dilakukan oleh OPD lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sukirman menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Bangka Barat. “Kami menyambut baik inisiatif ini dan akan memastikan bahwa implementasi MPP di Perpustakaan Daerah memberikan manfaat maksimal bagi warga,” tandasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari transformasi digital yang sedang berlangsung di Indonesia, meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *