Ditahan karena Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami, Istri Perwira TNI Dibebaskan: Kepolisian Denpasar Mengabulkan Penangguhan Penahanan

Foto: Ditahan karena Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami, Istri Perwira TNI Dibebaskan: Kepolisian Denpasar Mengabulkan Penangguhan Penahanan

Istri Perwira TNI Dibebaskan setelah Dugaan Perselingkuhan Suami: Kepolisian Resor Kota Denpasar Mengabulkan Penangguhan Penahanan

KBO-BABEL.COM (Denpasar) – Sebuah kasus yang mencengangkan melibatkan dugaan perselingkuhan suami seorang perwira TNI telah menggemparkan masyarakat. Berdasarkan laporan perempuan berinisial BA, istri dari seorang anggota TNI dari satuan Kesdam IX/Udayana, Lettu CKM drg. MHA, ditangkap atas tuduhan menyebarkan foto BA yang diduga berselingkuh dengan suaminya. Namun, setelah berbagai pertimbangan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar memutuskan untuk mengabulkan penangguhan penahanan terhadap AP, istri Lettu CKM drg. MHA. Selasa (16/4/2024)

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo, menyatakan bahwa penangguhan penahanan terhadap AP dilakukan atas pertimbangan kemanusiaan, terutama mengingat AP memiliki seorang anak berusia 1,5 tahun yang masih membutuhkan ASI.

Bacaan Lainnya

AP ditangkap pada tanggal 4 April 2024 di SPBU Cibubur, Jalan Trans Yogi Cibubur, Bogor, Jawa Barat. Namun, karena alasan tersebut, polisi memilih untuk tidak langsung menahannya, dan AP kemudian dititipkan di rumah aman UPTD PPA Prov Bali agar masih bisa merawat dan memberi ASI kepada anaknya.

Meskipun dititipkan di rumah aman, AP tetap menjalani proses hukum. Dia dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka pada tanggal 8 April 2024 dan ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar.

Namun, berkat surat penangguhan penahanan dari penasehat hukumnya dan jaminan dari keluarganya, AP akhirnya dibebaskan pada tanggal 13 April 2024.

Selain AP, Polresta Denpasar juga menetapkan tersangka lain dalam kasus ini, yaitu HSA, pemilik akun Instagram @ayoberanilaporkan6. HSA telah ditangkap dan ditahan di Rutan Polresta Denpasar atas keterlibatannya dalam menyebarkan foto-foto BA yang diduga berselingkuh dengan suami AP.

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (UU ITE). Penetapan tersangka AP didasarkan pada laporan BA tanggal 21 Januari 2024.

AP diduga meminta HSA untuk mengunggah foto BA yang diambil dari akun Facebook miliknya tanpa izin. Akibat perbuatannya, AP dan HSA dijerat dengan Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1) UU ITE Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini untuk memastikan keadilan terpenuhi bagi semua pihak yang terlibat. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan mematuhi hukum yang berlaku dalam beraktivitas online. (Sumber: Kompas, Editor: KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *