PJ Gubernur Babel Safrizal Tegaskan Pemberian THR Dari Dana Kantong Pribadi dan Membangun Semangat Berbagi Kepada Masyarakat Pers Babel

oto : Pj Gubernur Babel Syahrizal saat menyerahkan secara simbolis bantuan THR kepada salah satu perwakilan jurnalis Babel pada moment bukber Senin (8/4/2024)

Tanggapan Pj Gubernur Babel atas Kritik Kontroversi THR: Bukan Riak dan Membangun Semangat Berbagi

KBO-BABEL.COM (Pangkalpinang) – Perayaan akhir bulan suci Ramadhan pada tanggal 8 April 2024 lalu di moment buka bersama (bukber) menjadi sorotan tajam ketika Pj Gubernur, Safrizal ZA, memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para jurnalis Bangka Belitung. Namun, pemberian THR ini langsung menjadi pusat perdebatan dan pertanyaan publik, terutama seputar sumber dana yang digunakan untuk memberikan THR tersebut, Senin (15/4/2024).

Dalam sebuah pernyataan, Safrizal ZA dengan tegas menyatakan bahwa dana THR yang diberikan berasal dari kantong pribadinya sendiri, bukan dari anggaran publik.

Bacaan Lainnya

Dia menegaskan bahwa tindakan tersebut murni didasari oleh kepeduliannya terhadap masyarakat pers dan semangat berbagi yang tulus.

Namun, penegasannya bahwa dana itu berasal dari sumber pribadi mengundang pertanyaan tentang transparansi dan etika penggunaan sumber daya pribadi untuk kepentingan publik.

Menariknya, Safrizal ZA juga menjelaskan bahwa ia tidak mampu untuk secara langsung memberikan THR kepada semua penerima manfaat, sehingga ia memilih untuk menyerahkan dana tersebut kepada salah satu peserta acara bukber untuk didistribusikan.

Namun, hal ini memunculkan kekhawatiran tentang proses seleksi dan distribusi dana, serta apakah telah dilakukan secara adil dan transparan.

“Ini kemudahan pribadi saya bukan uang dinas. Karena banyak sekali yang wa saya ngak mampu layani satu persatu”. Ungkapnya kepada jejaring media KBO Babel melalui pesan WA (whatshaps-red), Minggu (14/4/2024).

Dikatakannya, “Sesuai kesepakatan dalam acara itu disepakati di bagikan oleh salah satu peserta. Saya hanya menyerahkan, diatur sendiri oleh peserta”, kata Safrizal.

Meskipun demikian, Safrizal ZA tetap menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk membangun semangat berbagi di kalangan masyarakat pers Bangka Belitung, tanpa membedakan kelompok mana pun.
Foto : Pj Gubernur Babel Syahrizal saat menyerahkan secara simbolis bantuan THR kepada salah satu perwakilan jurnalis Babel pada moment bukber Senin (8/4/2024).

Meskipun demikian, Safrizal ZA tetap menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk membangun semangat berbagi di kalangan masyarakat pers Bangka Belitung, tanpa membedakan kelompok mana pun.

Namun, di tengah kerumitan politik dan media yang sensitif, tindakan semacam ini dapat dianggap sebagai upaya untuk mempengaruhi narasi media atau memenangkan hati.

Kritik terhadap tindakan Safrizal ZA juga mulai bermunculan, dengan beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran akan potensi pengaruh politik atau pertautan yang mungkin terjadi antara pemberi dan penerima manfaat.

Dalam suasana yang sarat dengan pertanyaan dan kebingungan, masyarakat Bangka Belitung terbagi antara apresiasi terhadap kepeduliannya dan kekhawatiran akan dampaknya terhadap independensi media.

Sementara itu, komunitas pers Bangka Belitung berharap agar tindakan semacam ini tidak melunturkan semangat mereka dalam menjalankan tugas jurnalistik secara independen dan profesional.

Safrizal ZA diingatkan bahwa setiap tindakan yang diambil harus diiringi dengan pertanggungjawaban yang jelas dan dukungan terhadap kebebasan pers, sebagai pijakan utama dalam mewujudkan masyarakat yang demokratis.

Meskipun begitu Pj Gubernur Safrizal menyampaikan jika niat baiknya bukanlah untuk riak dan diperdepatkan, namun semua itu untuk membangun semangat berbagi kepada masyarakat Pers Babel, dan tidak mempunyai maksud untuk membedakan kelompok Pers mana pun yang hadir saat itu.

“Semoga tidak melunturkan semangat saya dalam berbagi.”pungkasnya. (KBO Babel)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *