Kejaksaan Agung Perdalam Kasus Korupsi Penjualan Emas Surabaya: Manager Bisnis Diperiksa

Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, menegaskan bahwa kabar tentang keterlibatan artis perempuan dengan inisial A hanya berupa isu semata.
Foto: Ketut Sumedana Kepala Penerangan Hukum Kejagung RI

Kejaksaan Agung Memeriksa Manager Retail Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Terkait Penjualan Emas Surabaya

KBO-BABEL.COM (Jakarta) – Pada Senin, 18 Maret 2024, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah memeriksa seorang saksi terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam Penjualan Emas oleh Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 Antam (BELM Surabaya 01 Antam) pada tahun 2018. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara yang sedang disidangkan. Selasa (19/3/2024).

Saksi yang diperiksa memiliki inisial NSW, yang merupakan Manager Retail Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP LM) pada periode 2017 hingga 2019. NSW diduga memiliki pengetahuan yang relevan terkait dengan kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

Perkara ini menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang dalam Penjualan Emas oleh BELM Surabaya 01 Antam, dengan dua tersangka yang teridentifikasi sebagai BS dan AHA.

Penyidikan ini menandai langkah signifikan dalam upaya memberantas korupsi di sektor penjualan emas, yang memiliki dampak luas terhadap kepercayaan masyarakat terhadap integritas institusi dan keadilan dalam perdagangan logam mulia.

Kejaksaan Agung bertekad untuk menegakkan hukum dan memastikan bahwa setiap pelanggaran terhadap hukum akan ditindak secara tegas.

Manager Retail Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP LM) memiliki peran strategis dalam proses penjualan emas, sehingga keterangan yang diberikan NSW dapat menjadi kunci dalam memahami praktik korupsi yang mungkin terjadi di dalam perusahaan tersebut.

Hasil pemeriksaan ini akan menjadi landasan penting bagi Kejaksaan Agung dalam membangun kasus yang kuat untuk melawan tindak pidana korupsi.

Langkah-langkah seperti ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan supremasi hukum dan memberantas korupsi di segala tingkatan. Kejaksaan Agung terus mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam memberantas praktik korupsi yang merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan publik. (Sumber: Kasipenkum, Editor: Putri KBO-Babel).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *