Bayaran Rp500 Ribu untuk Eksekusi! Penangkapan Tersangka Pengeboman Rumah Ketua KPPS Gegerkan Masyarakat

Foto : pengeboman rumah Ketua KPPS di Desa Nyakabu Daya, pada Senin tanggal 19 Februari. Senin (26/2/2024).

Terungkap: Motif Pengeboman Rumah Ketua KPPS, Ternyata Bukan karena Politik!

KBOBABEL.COM (Jawa Timur) – Polres Pamekasan, Jawa Timur, berhasil menangkap tiga tersangka terkait pengeboman rumah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Nyakabu Daya, pada Senin tanggal 19 Februari. Senin (26/2/2024).

Wakapolres Pamekasan, Kompol Andy Purnomo, mengonfirmasi penangkapan tersebut dalam keterangan pers kepada media di Pamekasan, Jawa Timur, pada hari Jumat.

Bacaan Lainnya

Menurut Kompol Andy Purnomo, ketiga tersangka yang berhasil diamankan memiliki peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Tersangka pertama berinisial A (30), diduga sebagai otak dari aksi peledakan tersebut. Kemudian, tersangka S (38) bertindak sebagai eksekutor, sementara tersangka AR (30) merupakan penjual serta pembuat bahan peledak.

Meskipun ada spekulasi di masyarakat bahwa kejadian ini terkait dengan faktor politik, Kompol Andy menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.

Menurutnya, motif di balik pengeboman tersebut adalah persoalan pribadi yang terkait dengan dugaan keterlibatan tersangka A dalam kasus narkoba.

Korban, yang merupakan anak dari Ketua KPPS, diketahui pernah memberikan informasi kepada Polres Pamekasan terkait keterlibatan tersangka A dengan narkoba.

Lebih lanjut, Kompol Andy Purnomo mengungkapkan bahwa tersangka S mendapat bayaran sebesar Rp500 ribu untuk melaksanakan aksi tersebut.

Hal ini menunjukkan adanya motif finansial dalam peristiwa pengeboman tersebut.

Kasus pengeboman rumah Ketua KPPS di Desa Nyakabu Daya telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Pamekasan.

Namun, dengan berhasilnya penangkapan ketiga tersangka, diharapkan kasus ini dapat diungkap secara menyeluruh dan pihak berwenang dapat memberikan keadilan kepada korban.

Pihak kepolisian juga akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik pengeboman tersebut serta apakah ada pihak lain yang terlibat dalam perencanaan atau pelaksanaan aksi tersebut.

Kasus ini juga menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Dengan adanya dukungan dan informasi dari masyarakat, kepolisian dapat lebih efektif dalam mencegah dan menangani tindak kejahatan di wilayah tersebut.

Diharapkan, penangkapan dan pengungkapan kasus ini dapat menjadi contoh bagi pelaku kejahatan lainnya bahwa tindakan kriminal tidak akan ditoleransi dan akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. (Sumber : CNN Indonesia, Editor : KBO Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *