Guncangan Bawaslu Medan: Anggota Terjaring OTT di Hotel JW Marriott

KBO-BABEL.COM – Medan – Guncangan hebat melanda Bawaslu Medan setelah salah satu anggotanya, Azlan Hasibuan, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Polda Sumatera Utara. Kejadian ini mencuat ketika Azlan ditangkap di Hotel JW Marriott Medan pada malam Selasa (14/11/2023).

Ketua Bawaslu Sumatera Utara, M Aswin Diapari Lubis, menyampaikan bahwa informasi yang diterimanya menunjukkan bahwa Azlan tidak ditangkap sendirian, melainkan bersama dua orang lainnya. Meskipun begitu, Aswin belum memastikan apakah kedua orang tersebut juga merupakan anggota Bawaslu Medan.

Bacaan Lainnya

“Saya dapat info ada tiga orang, cuma intinya belum bisa dipastikan apakah benar tiga orang atau tidak. Ini masih dalam proses,” ungkap Aswin pada Rabu (15/11/2023).

Menurut Aswin, Azlan ditangkap di salah satu hotel, tepatnya di Hotel JW Marriott. “Iya tadi malam (Azlan kena OTT) di Hotel JW Marriott,” tambahnya.

Aswin mengungkapkan bahwa dirinya belum mendapatkan banyak informasi terkait OTT yang menimpa Azlan. Keterlambatannya mendapatkan informasi dikarenakan dirinya baru saja kembali dari perjalanan luar kota, membuat dia harus berusaha memahami situasi dengan segera.

“Aku pun baru tahu ini, aku baru pulang dari Nias,” kata Aswin.

Polda Sumatera Utara melakukan tindakan tegas ini terhadap anggota Bawaslu Medan, yang dikonfirmasi sebagai Azlan Hasibuan. Aswin menyebut bahwa informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa tiga orang terlibat dalam OTT, namun masih belum dipastikan apakah semuanya merupakan anggota Bawaslu Medan.

“Saya dapat info ada 3 orang, cuma intinya belum bisa dipastikan apakah benar 3 orang atau tidak, ini masih dalam proses. Belum tahu (apakah 3 orang itu anggota Bawaslu Medan semua),” ungkapnya.

Pada kesempatan terpisah, Aswin mengapresiasi kehadiran Mobil Sehat PT Timah Tbk di wilayah tersebut. Dia menyatakan bahwa ini adalah kali pertama Mobil Sehat hadir di wilayah mereka, dan warga sangat senang dengan layanan kesehatan gratis yang diberikan.

“Warga kami sangat senang mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, apalagi saat pergantian musim saat ini warga banyak yang mengalami gangguan kesehatan,” ujarnya, mengalihkan pembicaraan terkait OTT.

Aswin menegaskan bahwa PT Timah Tbk sering membantu warga, terutama saat terjadi musibah. Dalam konteks Bawaslu, ia menyatakan bahwa ini masih dalam penyelidikan dan belum jelas siapa sosok anggota Bawaslu Medan yang terlibat.

“Yang pasti salah anggota Bawaslu Medan, masih belum jelas siapa, ini masih dijejaki,” tandasnya.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam publik, menyisakan pertanyaan besar tentang integritas dan moralitas anggota Bawaslu yang seharusnya menjadi penjaga keadilan dan transparansi dalam proses demokrasi. Masyarakat menuntut klarifikasi dan tindakan tegas untuk menjaga kepercayaan pada lembaga pengawas pemilu. (Editor : KBO-Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *