PERLU KEBERSIHAN HATI MELIHAT PERMASALAHAN MASJID AGUNG

Foto : Dedi Mulyadi (Panglima Bala Komando Pemuda Melayu).

KBO-Babel.COM (Singkawang Kalbar) – Adanya pihak-pihak dan salah satu Organisasi Yayasan yang menolak dan mempermasalahkan keberadaan dan hasil penggalangan dana Ibu Tjhai Chui Mie dalam Panitia Pembangunan Masjid Agung Kota Singkawang, mendapat perhatian dan tanggapan dari Dedi Mulyadi (Panglima Bala Komando Pemuda Melayu). Minggu 12 Febuari 2023.

Kita jelas, Dedi Mulyadi menyesalkan sikap teman-teman dan salah satu Ormas yang terang-terangan menolak dan mempermasalahkan keberadaan Ibu Thjai Chui Mie, SH, MH yang terlibat dalam Kepanitiaan dan penggalangan Dana Pembangunan Masjid Agung Singkawang.

Bacaan Lainnya

Kami mengajak marilah kita membuka mata, sudah hampir 2 (dua) kali Ramadhan ini Masjid Agung belum juga berdiri, ini menjadi perhatian kita bersama. Semua ini terjadi lantaran Dana Pembangunan Masjid Agung itu belum mencukupi.

Nah tatkala ada orang yang telah berbuat untuk membantu mencarikan dana pembangunan Masjid Agung dari luar APBD Kota Singkawang dan telah berhasil menggalang dana yang tidak sedikit hingga mencapai 20,5 Miliar itu, lalu kenapa harus kita tolak dan ributkan ?

Sungguh kita sesalkan sikap-sikap seperti ini, akhirnya menjadi pertanyaan kita, apalagi sampai alasan-alasan yang dibuat dalam penolakan itu seolah-olah ada kepentingan politik dari Ibu Thjai Chui Mie. Dari mana penilaian ini ? Jadi tolonglah jangan hal ini dituduhkan seolah-olah punya tujuan politik, tohh saat ini Ibu Thjai Chui Mie sudah tidak lagi sebagai Walikota Singkawang, beliau sudah jadi orang biasa seperti kita ini.

Mari kita bersihkan hati, Dana Pembangunan yang dibutuhkan adalah sebesar 55 Miliar, saat ini dibantu : – APBD Singkawang : 25 Miliar, – APBD Provinsi : 5 Miliar, artinya masih ada setengahnya kekurangan dana dalam pembangunan itu.

Dengan kehadiran Ibu Tjhai Chui Mie dalam Kepanitiaan Pembangunan Masjid Agung akhirnya berhasil menggalang dari : – Kementerian BUMN dan beberapa Pengusaha di Jakarta : 20 Miliar. – Menteri Pariwisata (Bpk.Sandiaga Uno) : 500juta. Total dana yang berhasil dihimpun beliau mencapai : Rp. *20.500.000.000,- (20,5 M).*

Kalau ditambah dengan APBD Propinsi dan APBD Kota Singkawang menjadi 50,5 Miliar, inikan sebuah kerja yang luar biasa, bukan sembarang orang mampu menggalang dana seperti ini, harusnya kita syukuri, karena dari dana yang diperlukan untuk pembangunan yang mencapai 55 Miliar, artinya tinggal 4,5 Miliar lagi yang harus kita perjuangkan.

Ayolah masih ada kesempatan kita ikut berbuat, kalau memang merasa diri kita lebih mampu untuk berbuat maka buktikanlah, jangan selalu hanya menyalahkan saja, tapi buktikan diri kita yang benar dan terbukti mampu.

Foto : Dedi Mulyadi (Panglima Bala Komando Pemuda Melayu).

Kepada teman-teman harusnya ini yg perlu disampaikan kepada Masyarakat, sehingga masyarakat paham dan tidak lagi berpolemik, bukannya mempermasalahkan keberadaan Ibu Tjhai Chui Mie sebagai Ketua Harian Panitia Pembangunan yang telah berbuat maksimal dan luar biasa itu. Kita harus akui ini hal yang luar biasa, tidak setiap orang bisa melakukannya. Apa yang dilakukan Ibu Thjai Cjui Mie adalah diluar Ekspektasi kita, benar-benar membuat kita terharu, harusnya kita bersyukur dan berterima kasih.

Coba saja kalau menggunakan APBD Kota Singkawang seluruhnya, maka berapa banyak Pembangunan yang prioritas di masyarakat akan tertunda karena dana APBD akan tersedot untuk Pembangunan Masjid Agung itu.

Apa yang telah dicapai oleh Ibu. Tjhai Cui Mie, SE, MH itu harusnya kita syukuri, berterima kasih sebagai tanda kebersihan hati kita sebagai Umat Muslim kota Singkawang, dan ini sebagai bentuk hubungan Mu’amallah yang berlaku dalam Islam.

Kecuali Ibu Tjhai Chui Mie itu meminta syarat atau melakukan perubahan arah Kiblat dari menghadap MAKKAH diubah menghadap Matahari Terbit, maka itulah yang salah, itu yang keliru dan harus ditentang, namun sebaliknya beliau (Ibu. Tjhai Chui Mie) ini justru ikut membantu merealisasikan Pembangunan Masjid Agung sesuai arah kiblatnya, sesuai kaidah Islam dan Hukum Negara, inilah yang kita namakan hubungan Muamallah dan Habluminnas dalam Islam.

Kita wajib bersyukur karena saudara kita Non Muslim masih banyak yang peduli terhadap Umat Islam.

Saatnya kita bersyukur, dengan pengalaman ini kita wajib bercermin kepada diri kita (Muhasabah), ini sebuah tamparan buat kita karena justru orang non muslim yang lebih berbuat dan berkarya untuk umat muslim.

Kita harus bertanya apa yang sudah kita berikan untuk Pembangunan Masjid Agung dan kemaslahatan umat selain hanya berkicau dan menyalahkan orang yang telah berbuat.

Ingatlah sesungguhnya keberhasilan Ibu Tjhai Cui Mie dalam menggalang dana diluar APBD Kota Singkawang ini adalah sebuah teguran dan tamparan bagi kita Umat Muslim.

Mampukah Kita Berbuat Seperti Beliau ? Pungkas Dedi Mulyadi (Panglima Bala Komando Pemuda Melayu).

Sumber : Dedi Mulyadi (Panglima Bala Komando Pemuda Melayu)./ Long Hendra.

(KBO Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *